Postingan

Jenis Kambing untuk Aqiqah

Gambar
  Berikut ini b e berapa jenis kambing yang cocok untuk aqiqah  JENIS KAMBING KACANG Kambing kacang ini, termasuk kambing local, yang berasal dari Negara kita Indonesia. Kambing kacang tersebar hampir di seluruh wilayah di Indonesia. Ciri-ciri kambing kacang yaitu memiliki badan yang kecil dan ringan, telinga pendek, punggung meninggi dan leher berukuran pendek. Kambing kacang betina dan jantan memiliki tanduk dengan ketinggian badan betina dewasa sekitar 56 cm. Ketinggian badan kambing jantan dewasa yaitu memiliki ketinggian 60–65 cm, bobot kambing dewasa betina sekitar 25 Kg dan kambing jantan dapat mencapai ketinggian 30 Kg.Pada umumnya warna kambing kacang adalah berwarna hitam, putih dan coklat atau kombinasi dari tiga warna tersebut. Memiliki bulu yang pendek di seluruh tubuhnya kecuali pada bagian ekor dan dagu. JENIS KAMBING ETAWA Kambing etawa adalah salah satu kambing yang di datangkan dari Negara india. Kambing Etawa merupakan salah satu juga kambing penghasil susu ...

Aqiqah setelah dewasa

Gambar
  Pertama,   aqiqah hukumnya sunah   muakkad   (ditekankan) menurut pendapat yang lebih kuat. Dan yang mendapatkan perintah adalah bapak. Karena itu, tidak wajib bagi ibunya atau anak yang diakikahi untuk menunaikannya. Jika Aqiqah belum ditunaikan, sunah aqiqah tidak gugur, meskipun si anak sudah balig. Apabila seorang bapak sudah mampu untuk melaksanakan aqiqah , maka dia dianjurkan untuk memberikan aqiqah bagi anaknya yang belum di aqiqahi tersebut. Kedua,  jika ada anak yang belum diaqiqahi bapaknya, apakah si anak dibolehkan untuk mengaqiqahi diri sendiri? Ulama berbeda pendapat dalam masalah ini. Pendapat yang lebih kuat, dia dianjurkan untuk melakukan aqiqah. Ibnu Qudamah mengatakan, “Jika dia belum diaqiqahi sama sekali, kemudian balig dan telah bekerja, maka dia tidak wajib untuk mengaqiqahi dirinya sendiri.” Imam Ahmad ditanya tentang masalah ini, ia menjawab, “Itu adalah kewajiban orang tua, artinya tidak wajib mengaqiqahi diri sendiri. Karena ...

Hukum Pembagian Aqiqah berupa daging mentah

Gambar
Secara umum hewan aqiqah memiliki kriteria yang sama dengan hewan kurban. Hal yang sama berlaku dengan ketentuan pembagian dagingnya meski pembagian daging aqiqah dianjurkan dalam kondisi matang. Pembagian daging aqiqah dalam kondisi matang atau siap saji bersifat pilihan. Pembagian daging aqiqah juga dapat dilakukan dalam bentuk daging segar sebelum dimasak sebagaimana keterangan dalam mazhab Syafi’i berikut ini. قَوْلُهُ (لَكِنْ لَا يَجِبُ التَّصَدُّقُ إلَخْ) أَيْ وَلَوْ كَانَتْ مَنْذُورَةً م ر أَيْ بَلْ هُوَ مُخَيَّرٌ بَيْنَ التَّصَدُّقِ بِالنِّيءِ، وَالْمَطْبُوخِ Artinya, “(Tetapi tidak wajib disedekahkan…dan seterusnya) sekalipun itu dinadzarkan sebagaimana keterangan Syekh M Ramli. Ia boleh memilih antara menyedekahkannya dalam keadaan daging segar (daging mentah) dan dalam kondisi matang,” (Lihat Syekh Sulaiman Al-Bujairimi, Hasyiyatul Bujarimi alal Manhaj). Dari keterangan ini, kita dapat menyimpulkan bahwa pembagian daging aqiqah tidak harus dilakukan dalam keadaan matang...

Seputar Aqiqah

Gambar
  Aqiqah  berasal dari bahasa Arab yang artinya “mengaqiqahkan anak atau menyembelih kambing aqiqah”. Menurut bahasa, aqiqah artinya memotong atau memisahkan. Menurut para ulama, pengertian aqiqah secara etimologis ialah rambut kepala bayi yang tumbuh semenjak lahirnya. Secara istilah, makna aqiqah ada beberapa pendapat ulama, diantaranya:  Menurut Sayyid Sabiq, Aqiqah adalah sembelihan yang disembelih untuk anak yang baru lahir. Menurut Imam Taqiyuddin Abu Bakar bin Muhammad Al-Husaini, Aqiqah adalah nama sesuatu yang disembelihkan pada hari ketujuh, yakni hari mencukur rambut kepalanya yang disebut Aqiqah dengan menyebut sesuatu yang ada hubunganya dengan nama tersebut. Menurut jumhur ulama mengartikan bahwa aqiqah yaitu menyembelih hewan pada hari ketujuh dari hari lahirnya seorang anak baik laki-laki maupun perempuan. Menurut Abdullah Nashih Ulwan, aqiqah berarti menyembelih kambing untuk anak pada hari ketujuh kelahirannya. Menurut Drs. R. Abdul Aziz dalam bukunya ...

Tata cara Aqiqah

Gambar
Setiap orang tua muslim tentu jika memiliki anak ingin melaksanakan aqiqah untuk anaknya. Hal ini sebagai wujud syukur kepada Allah, serta salah satu cara menjalankan sunnah Rasul. Jadi kita harus benar-benar mengetahui bagaimana tata cara pelaksanaan aqiqah yang benar yang sesuai dengan ajaran Islam. Mengetahui bagaimana tata cara untuk pelaksanaan aqiqah sangat dianjurkan supaya aqiqah seseorang dapat diterima dan sah menurut pandangan Islam. Adapun tata cara dalam pelaksanaan aqiqah yang benar menurut syariat Islam ada 6 hal. Diantaranya adalah: 1. Ketahui waktu yang tepat Waktu aqiqah yang paling utama adalah hari ketujuh dari kelahiran bayi. Tetapi bila seseorang berhalangan bisa dilaksanakan sampai hari ke-14 atau ke-21. Jika seorang muslim dalam kondisi ekonomi yang benar-benar tidak memungkinkan, maka kewajiban untuk melakukan aqiqah bisa terlepas. 2. Jumlah hewan yang akan di aqiqah Seperti sabda Rasulullah SAW yang menyatakan bahwa untuk aqiqah anak laki-laki maka harus men...